Jasa Perbaikan Sofa Banjir Order

135
0
SHARE

Momen mendekati lebaran atau hari raya Idul Fitri menjadi berkah tersendiri bagi beberapa pelaku usaha. Mulai dari penjual makanan hingga pengusaha jasa menikmati peningkatan keuntungan yang luar biasa. Tak ketinggalan para pelaku bisnis mebel. Mereka kebanjiran order tidak hanya pesanan baru, tetapi juga jasa perbaikan aneka mebel terutama sofa.

Bukan tanpa alasan, masyarakat berusaha menata ulang ruang tamu mereka demi mempercantik tampilan rumah ketika sanak saudara dan sahabat berkunjung ke rumah idaman.

Indah Suhartiningsih, pemilik toko dan bengkel Sofa di desa Durenan kabupaten Trenggalek mengaku selama Ramadan pesanan meningkat hingga 200 persen dari rata-rata pada hari biasa. Peningkatan terjadi sejak awal Ramadan lalu.

Bila hari biasa, bengkel ini hanya menerima pesanan perbaikan sofa 10 hingga 20 set sofa dan kursi tamu, namun kali ini pesanan perbaikan melonjak antara 30-40 set sofa perminggunya.

Sofa yang diperbaiki ini untuk segala macam jenis sofa dengan kondisi apapun. Bahkan sofa yang sudah rusak dan nyaris tidak bisa digunakan, akan disulap menjadi seperti baru lagi.

Menurut Indah, harga yang dipatok untuk servis perbaikan sofa ini bervariasi antara Rp 500 ribu hingga Rp 3,5 juta. Besar kecilnya biaya ini tergantung jenis bahan dan tingkat kerumitan sofa. Bahkan sofa yang sudah rusak dan nyaris tidak bisa digunakan, diperbarui lagi dengan mengganti busa dan kulit sofa dengan yang baru.

Dari perbaikan yang dilakukan ini, omzet yang diperoleh bisa mencapai Rp 30 juta. Namun untuk hari biasa, omzet yang diperoleh ini merupakan pendapatan satu bulan.

Untuk menjaga kualitas dan agar selesai tepat waktu, Indah hanya menerima order dua minggu menjelang lebaran. Namun untuk anda yang masih ingin mendapatkan sofa baru, namun waktu servis sudah tidak ada, anda bisa melakukan tukar tambah sofa baru bagi konsumen. Jadi lebaran tetap bisa tampil dengan sofa baru.(*)

Sumber : agtvnews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here