Kerajinan Kulit Premium, Bermodalkan 50 Ribu, Beromzet 4,8 Miliar

78
0
SHARE

Rusdi Raisa, Bermodalkan 50 Ribu, Kini Beromzet 4,8 Miliar

Kreativitas Rusdi Raisa mengembangkan bisnis kerajinan kulit premium patut diacungi jempol. Dia mengawali usahanya itu dari limbah kulit. Modal usaha Rusdi hanya Rp 50 ribu ketika memulai bisnis kerajinan kulit pada 2006. Modal yang minim ini tidak cukup membeli kulit lembaran karena harganya Rp 12 ribu per kaki. Dia menemukan solusinya, yaitu membeli limbah kulit sebanyak 2 kg dari sisa-sisa pengrajin kulit di Garut, Jawa Barat. Rusdi tidak perlu menguras isi dompetnya karena harganya Rp 20 ribu. Sisa modal digunakan untuk membeli peralatan, seperti lem dan jarum.

Agar bisa mengolah limbah kulit, Rusdi belajar menjahit pada sahabatnya. Dia mengatakan, limbah kulit itu bisa dibuat menjadi sarung telepon seluler sebanyak 70 unit. Produk ini berbeda dari produk sejenis yang beredar di pasaran karena dijahit menggunakan benang kulit. Produknya laris manis dibeli teman-teman kampusnya di Universitas Islam Bandung. Pria yang hobi memancing ini meraup keuntungan lebih dari Rp 1 juta. Lantas, dia memutar keuntungan untuk mengembangkan bisnis kulit. “Alhamdulillah, usaha ini berkembang selama 10 tahun,” katanya.

Rusdi membubuhi merek D’Russa untuk produknya, yang merupakan singkatan dari nama panjangnya, Rusdi Raisa. Agar mencitrakan merek yang keren, dia menyematkan kata D di depan Russa.

Saat ini, dia berhasil mengembangkan varian produk D’Russa yang terdiri dari tas, dompet, jaket, dan aneka aksesori. Harganya berkisar dari Rp 100 ribu hingga Rp 6 juta. Omset ratusan juta rupiah berhasil digenggamnya dalam sebulan. “Rata-rata omset kami mencapai Rp 400 juta setiap bulan,” ungkap Rusdi. Berarti, setahun sekitar Rp 4,8 miliar.

Setiap bulan, rata-rata kebutuhan kulit lembaran yang dibutuhkan Rusdi sebanyak 4 ribu-7 ribu kaki. “Dari jumlah itu, sebanyak 70% berasal dari kulit sapi, 20% kulit kambing, dan sisanya kulit ular, kerbau, buaya dan kanguru,” ujarnya. Proses produksi dikerjakan oleh 30 pegawai D’Russa.

“Keunggulan produk kami adalah menggunakan kulit berkualitas premium dengan harga terjangkau yang diolah di rumah produksi milik D’Russa. Keaslian, kualitas dan desain klasiknya dijamin karena dijahit oleh penjahit berpengalaman,” katanya setengah berpromosi. Target D’Russa dalam tiga tahun mendatang adalah menambah jaringan toko di sejumlah kota, meningkatkan fasilitas produksi, dan memperluas pasar luar negeri.

Bila Anda Ingin Usaha Anda tanyang di Channel Kami, anda dapat mengirim Video tentang Usaha Anda ke email kami dedjoem@gmail.com atau bagi Anda yang mempunya Usaha di wilayah Kediri, Ngajuk, Blitar atau Tulungagung dan ingin Usaha Anda kami Liput, Anda dapat menghubungi kami di email dedjoem@gmail.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here