Perajin Barongan Asal Blitar Sampai ke Amerika Serikat

303
0
SHARE

Perajin Barongan Asal Blitar Sampai ke Amerika Serikat

Berawal dari kegemarannya dengan kesenian tari jaranan, Setyo Budi (31) menekuni kerajinan membuat barongan.Satu karya batangannya pernah dibeli Pemkab Blitar untuk ikut dipamerkan dalam acara Amazing Blitar di Los Angeles, Amerika Serikat, awal Mei 2018 lalu

Budi mulai menekuni kerajinan barongan sejak masih bujangan.Tetapi, bapak dua anak ini mulai fokus dengan kerajinan itu sekitar tiga tahunan.Dia mendirikan galeri yang diberi nama Gubug Barong Dwijaloka di rumahnya.Galeri itu sebagai tempat produksi sekaligus memamerkan karyanya.Awal merintis usahanya, pria berambut gondrong ini bekerja sendirian.Berbekal bakatnya melukis, Budi mulai membuat sketsa barongan di kertas.

Lalu, lukisan di kertas itu dia praktikan pada kayu. Dia mulai menatah kayu membentuk barongan.Dia juga mengecat sendiri barongan sudah setengah jadi. Lalu, dia menambah aksesoris pada barongan yang sudah dicat.Barongan merupakan salah satu pelengkap dalam kesenian tari jaranan.”Barongan karya pertama saya dipakai oleh kesenian jaranan di desa saya. Dari situ, banyak orang tanya siapa yang membuat,” ujarnya.

Tak lama kemudian mulai banyak pesanan barongan yang datang di tempatnya.Budi mulai kewalahan mengerjakan barongan sendiri.Pesanan tidak hanya datang dari wilayah Blitar, tapi juga dari luar kota bahkan dari luar pulau.Dari luar pulau, pesanan paling banyak datang dari Sumatera.Lalu, Budi berinisiatif mengajak anak-anak muda para penari jaranan untuk ikut memproduksi kerajinan barongan.

Dia melatih anak muda membuat kerajinan barongan, mulai cara menggambar sampai menatah kayu.Tetapi, untuk urusan pengecatan tetap dipegang sendiri oleh Budi.”Sekarang sudah ada delapan orang yang ikut membuat kerajinan barongan dengan saya. Untuk pengecatan dan pemasaran tetap saya yang pegang,” katanya.Karya barongan Budi tidak jauh beda dengan karya barongan lain.

Namun, karya Budi lebih menonjol pada kreasi bentuk barongan. Dia tidak hanya membuat barongan dengan model kepala singa.Tetapi, dia juga membuat jenis barongan dengan model babi maupun kerbau.Selain itu, dia juga mengembangkan membuat kerajinan barongan untuk hiasan rumah dan mainan anak-anak.Tidak hanya melayani pembuatan barongan untuk main kesenian jaranan.

Sedangkan bahan untuk membuat barongan, dia menggunakan kayu dadap cangkring dan kayu waru.Setiap bulan, dia minimal harus memproduksi tiga barongan. Sebab, pembuatan satu barongan bisa memakan waktu 15 hari sampai 20 hari.”Kalau harga, untuk barongan yang digunakan main jaranan mulai Rp 3 juta sampai Rp 4 juta,” katanya.

Sekarang, Budi ingin menularkan kerajinan membuat barongan ke siswa SD di kelurahannya.Sudah setahun ini, dia mengajar ekstrakurikuler membuat kerajinan barongan ke siswa SDN Tawangsari.Menurutnya, kesenian jaranan maupun barongan merupakan budaya lokal Blitar.Dia ingin generasi muda mengenal dan ikut melestarikan budaya itu.

Budi juga tidak ingin masyarakat memandang sebelah mata kesenian jaranan.Selama ini, kesenian jaranan sering diidentikan dengan hal-hal urakan dan pengangguran.Maka itu, Budi membuktikan kesenian jaranan juga bisa menjadi sumber mata pencaharian kalau ditekuni dengan serius.

 

 

Bila Anda Ingin Usaha Anda tanyang di Channel Kami, anda dapat mengirim Video tentang Usaha Anda ke email kami dedjoem@gmail.com atau bagi Anda yang mempunya Usaha di wilayah Kediri, Ngajuk, Blitar atau Tulungagung dan ingin Usaha Anda kami Liput, Anda dapat menghubungi kami di email dedjoem@gmail.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here