Tarian Tradisional Dari Jawa Timur

597
0
SHARE

Tarian Tradisional Dari Jawa Timur

Tari Ambarang
Tari Ambarang adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari Tulungagung Jawa Timur. Tarian ini merupakan garapan kreasi yang menceritakan tentang para pengamen jaranan di Tulungagung. Seni tradisi jaranan ini sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, diantara adalah jaranan serentewe, jaranan campursari, jaranan pegon, dan juga jaranan Jawa. Dalam tari Ambarang ini, seni jaranan yang diambil sebagai landasannya adalah jaranan serentewe. Jaranan jenis tersebut memiliki ciri khas pada gerakannya yang lebih agresif.

Tari Batik Pace
Tarian ini terinspirasi dari pendiri Kota Pacitan yang didalam perjuangannya suka minum sari buah pace atau mengkudu yang banyak tumbuh di kawasan Pacitan. Menurut beberapa sumber, Tari Batik Pace ini diciptakan oleh Anang, yaitu pendiri Sanggar Blarak Pacitan. Tarian ini mengakomodasi sejarah dari buah pace dan kebutuhan memperkenalkan karya khas yang berupa batik Pace. Menurut Anang tarian Batik Pace ini merupakan tari kontemporer, dengan mengadopsi gerakan tari yang indah.

Tari Bedoyo Wulandaru
Tari Bedoyo Wulandaru adalah tarian tradisional yang berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur. Tarian ini merupakan perwujudan rasa bahagia dari masyarakat pada saat menyambut kedatangan tamu besar yang datang kesana. Menurut beberapa sumber sejarah yang ada, pada zaman dahulu Tari Bedoyo Wulandaru digunakan oleh masyarakat Blambangan dalam menyambut kedatangan rombongan dari Prabu Hayam Wuruk dan Mahapatih Gajahmada yang berkunjung ke wilayah mereka. Tari Bedoyo Wulandaru ini merupakan ungkapan rasa gembira dari masyarakat Blambangan dalam menyambut tamu agung tesebut dan kemudian diberi nama Tari Bedoyo Wulandaru.

Tari Boran
Tari Boran adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari Lamongan, Jawa Timur. Tarian ini menggambarkan kehidupan dari para penjual nasi boran yang menjajakan dagangannya serta berinteraksi dengan pembeli. Tari Boran ini selain kaya akan nilai seni dan budaya, tetapi juga banyak terdapat nilai filosofis didalamnya. Konon katanya, tarian ini terinspirasi dari para penjual nasi boran, yakni makanan tradisional khas dari Lamongan, Provinsi Jawa Timur.

Tari Caping Ngancak
Tari Caping Ngancak adalah salah satu tarian tradisional dari kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur. Tarian ini menggambarkan tentang aktivitas dari para petani di sawah. Dalam tarian ini para penari menari layaknya seorang petani yang menggunakan caping atau topi yang terbuat dari anyaman bambu sebagai atribut dalam menarinya. Tari Caping Ngancak merupakan tarian kreasi baru yang dikemas secara apik dengan gaya tradisional.

Tari Gandrung Marsan
Tari Gandrung Marsan merupakan tarian tradisional yang berasal dari Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur. Menurut sejarahnya, tarian ini berasal dari kesenian yang berkembang pada tahun 1890. Ketika itu, terdapat sebuah kesenian yang dibawakan oleh sekelompok pria berusia 7-14 tahun. Kesenian ini diiringi alat musik gendang dan juga rebana. Mereka mengadakan pertunjukan dari satu kampung ke kampung lainnya.

Tari Jaranan
Tari Jaranan adalah tarian tradisional yang dimainkan oleh para penari dengan cara menaiki kuda tiruan yang tebuat dari anyaman bambu. Selain kaya nilai seni dan budaya, tarian ini juga sangat kental akan kesan nuansa magis dan nilai spiritual. Tari Jaranan ini merupakan kesenian tradisional yang sangat terkenal di Provinsi Jawa Timur. Di beberapa daerah di provinsi Jawa Timur kesenian jaranan ini masih tetap hidup dan dilestarikan. Salah satunya adalah di Kabupaten Kediri yang menjadikan tarian ini sebagai tarian tradisional khas di sana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here